
Pada 17 Juni 2026, suasana haru dan penuh kehangatan menyelimuti keluarga besar SMAN 2 Biau dalam acara perpisahan dan pelepasan purna tugas Ibu St. Zulaeha, yang telah mengabdikan diri di dunia pendidikan selama 37 tahun 3 bulan. Kegiatan ini menjadi bentuk penghormatan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta kontribusi beliau dalam mendidik generasi bangsa dan memajukan dunia pendidikan.
Acara yang dilaksanakan di lingkungan SMAN 2 Biau tersebut dihadiri oleh seluruh guru dan staf sekolah. Turut hadir pula para guru dan staf yang telah memasuki masa purna tugas pada tahun-tahun sebelumnya, sebagai bentuk solidaritas dan penghormatan kepada sesama insan pendidikan yang telah menuntaskan masa pengabdiannya.
Rangkaian kegiatan berlangsung dengan penuh kekeluargaan. Perwakilan peserta didik dari setiap kelas X dan XI turut memberikan bingkisan perpisahan sebagai ungkapan rasa terima kasih atas jasa dan pengabdian Ibu St. Zulaeha selama bertugas di SMAN 2 Biau. Pemberian bingkisan tersebut menjadi simbol kasih sayang dan penghormatan dari para siswa kepada sosok guru yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan pendidikan mereka.

Sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian yang luar biasa, SMAN 2 Biau juga menyerahkan sebuah plakat penghargaan kepada Ibu St. Zulaeha. Plakat tersebut diberikan sebagai wujud apresiasi atas dedikasi beliau selama 37 tahun 3 bulan mengabdi di dunia pendidikan. Selain itu, berbagai bingkisan dan cenderamata dari para guru dan staf turut diserahkan sebagai kenang-kenangan yang diharapkan dapat menjadi pengingat akan kebersamaan yang telah terjalin selama ini.
Momen perpisahan semakin mengharukan ketika sesi kesan dan pesan dimulai. Kepala SMAN 2 Biau, Ibu Dra. Indrijany Koping, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas pengabdian dan keteladanan yang telah ditunjukkan oleh Ibu St. Zulaeha selama menjalankan tugas sebagai pendidik. Dalam sambutannya, beliau mengungkapkan bahwa dedikasi, semangat kerja, dan komitmen yang dimiliki Ibu St. Zulaeha merupakan teladan yang patut dicontoh oleh seluruh warga sekolah.

Kesan dan pesan juga disampaikan oleh perwakilan guru, Ibu Andi Fatma, yang mengenang berbagai pengalaman dan kebersamaan selama bekerja bersama Ibu St. Zulaeha. Dengan penuh rasa haru, beliau menyampaikan ucapan terima kasih atas kerja sama, persahabatan, serta berbagai nilai positif yang telah diwariskan kepada rekan-rekan sejawat.
Sementara itu, perwakilan siswa, Ni Kadek Ririn, menyampaikan rasa hormat dan terima kasih atas dedikasi Ibu St. Zulaeha dalam membimbing dan mendidik peserta didik. Dalam penyampaiannya, ia mewakili seluruh siswa berharap agar masa purnabakti yang dijalani menjadi masa yang penuh kebahagiaan, kesehatan, dan keberkahan.
Acara perpisahan juga dimeriahkan dengan penampilan akustik dari perwakilan siswa SMAN 2 Biau. Lagu-lagu yang dibawakan menghadirkan suasana yang hangat dan emosional, sekaligus menjadi persembahan spesial bagi Ibu St. Zulaeha di penghujung masa tugasnya. Penampilan tersebut mendapat apresiasi dari seluruh hadirin dan semakin menambah kesan mendalam dalam acara pelepasan tersebut.
Pelepasan purna tugas ini bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan awal dari babak kehidupan baru yang akan dijalani dengan berbagai pengalaman dan kenangan berharga yang telah terukir selama puluhan tahun. Keluarga besar SMAN 2 Biau mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ibu St. Zulaeha atas segala dedikasi, pengorbanan, dan pengabdian yang telah diberikan.
Selamat memasuki masa purnabakti, Ibu St. Zulaeha. Semoga senantiasa diberikan kesehatan, kebahagiaan, dan keberkahan dalam setiap langkah kehidupan. Jejak pengabdian dan keteladanan yang telah ditinggalkan akan selalu menjadi inspirasi bagi keluarga besar SMAN 2 Biau.



































