
Pada Sabtu, 13 Juni, SMAN 2 Biau turut berpartisipasi dalam kegiatan Lokakarya Sinergi Pendidikan di Bumi Pogogul yang diselenggarakan di Pantai Bokat, Kabupaten Buol. Kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi dan diskusi berbagai pemangku kepentingan pendidikan dalam upaya mewujudkan akses pendidikan yang berkualitas dan merata bagi seluruh masyarakat Sulawesi Tengah menuju visi Sulteng Nambaso.
Lokakarya tersebut menghadirkan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah, Drs. H. Firmanza DP, S.H., M.Si., sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, beliau menekankan pentingnya peningkatan mutu pendidikan sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
Selain itu, beberapa program strategis yang menjadi fokus pembahasan antara lain Program Beasiswa Berani Cerdas, peningkatan kualifikasi pendidikan guru, serta implementasi wajib belajar 13 tahun bagi seluruh anak di Sulawesi Tengah. Program-program tersebut diharapkan dapat memperluas kesempatan belajar, meningkatkan kualitas pembelajaran, serta memastikan tidak ada anak yang tertinggal dalam memperoleh hak pendidikan.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur pendidikan dari Kabupaten Buol dan wilayah kerja Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI (Tolitoli–Buol), yang meliputi para kepala sekolah, perwakilan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), pengawas sekolah, serta perwakilan perguruan tinggi.
Sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan mutu pendidikan di daerah, SMAN 2 Biau mengutus 22 perwakilan yang terdiri atas guru dan tiga orang pengurus OSIS. Seluruh peserta dari SMAN 2 Biau mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh antusiasme dan semangat, serta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menambah wawasan, memperluas jejaring, dan memperkuat komitmen dalam memajukan pendidikan.
Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Buol, Muhamad A. Singara, S.Ag., M.Si., yang memberikan dukungan terhadap upaya sinergi antara pemerintah daerah, satuan pendidikan, dan berbagai pemangku kepentingan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Buol.
Melalui partisipasi dalam lokakarya ini, SMAN 2 Biau menunjukkan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam mewujudkan pendidikan yang bermutu, inklusif, dan merata. Diharapkan hasil dari kegiatan ini dapat menjadi langkah nyata dalam memperkuat kolaborasi antarinstansi pendidikan demi tercapainya generasi Sulawesi Tengah yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.





